Kamis, 15 November 2012

Anda Tersesat? Gunakan sepatu ber GPS ini!

Posted by Anisa Fitrah at 18.46 1 comments
Hal yang paling ditakutkan ketika mengunjungi suatu daerah yang belum pernah didatangi sebelumnya adalah tersesat. Seringkali kaki salah melangkah yang mengakibatkan seseorang semakin tersesat jauh.

Hal inilah yang mungkin membuat seorang Dominic Wilcox merancang sebuah sepatu yang dilengkapi dengan GPS. Cara kerja dari sepatu sangat mudah, dengan hanya menekan sepatu pada bagian tumit, maka sepatu ini dapat mengantarkan si pemakai ketempat tujuan.



Namun sebelum itu, si pemakai sepatu harus terlebih dahulu memasukkan lokasi-lokasi yang diinginkan ke dalam peta dan diunggah melalui USB ke sepatu. Dan penekanan sepatu pada tumit berarti memerintahkan agar sistem GPS di sepatu aktif.

Para pengguna yang merasa telah tersesat dapat melihat lampu LED yang terletak ditutup kaki. Lampu ini nantinya akan menunjuk kearah mana harus berjalan. Dan ketika penggunanya telah sampai di tempat tujuan, maka lampu LED berwarna hijau akan menyala.

Bentuk sepatu ini sangat simpel, bahkan bisa dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Dengan warna yang kalem sepatu ini cukup pantas dipakai kaum remaja bahkan seorang dewasa. Berikut proses pembuatan dan bentuk sepatu GPS tersebut.









C-1 Masa Depan Perkawinan Mobil dan Motor?

Posted by Anisa Fitrah at 18.39 0 comments
Mobil dan motor adalah dua sarana transportasi yang berbeda. Yang pertama digunakan karena kenyamanannya, yang kedua karena kegesitannya. Yang pertama besar, yang kedua kecil.

Ketika di berbagai negara dihadapkan dengan permasalahan bertambahnya kendaraan dengan keterbatasan jalan, maka bermunculah ide-ide untuk mengatasi permasalahan ini. Intinya dua : mengurangi jumlah pemakai jalan dan memaksimalkan daya tampung jalan yang ada pada waktu tertentu. Nah nggak perlu harus jago fisika dan matematika, variabelnya hanya satu yakni manusia, sedangkan konstantanya ada dua waktu dan ruang atau jalan.

Baru-baru ini Fast Company mengupas mengenai C-1, yang diklaim sebagai produk kendaraan perpaduan dari mobil dan motor. Istilahnya, two wheel car. Mobil Roda Dua. Kendaraan roda dua yang 100% elektrik ini diperkenalkan di San Fransisco oleh Lit Motor milik Daniel K. Kim.

Selain ramah lingkungan dan nyaman (layar sentuh, airbags, seat belt, integrasi dengan smartphone) karena serba elektrik, C-1 memperkenalkan teknologi canggih Control Moment Gyroscope, yang mengatur perimbangan kendaraan sehingga tetap tegak. Jadi kalau berhenti di lampu merah, C-1 bisa tetap tegak tanpa perlu menurunkan kaki agar seimbang.  Daniel bahkan sesumbar kecuali diseruduk oleh gajah berukuran kecil baru mobil ini bisa jatuh.   

Control Moment Gyroscope
Sebenarnya teknologi gyroscope bukanlah teknologi baru. Teknologi ini awalnya diterapkan pada pesawat terbang sehingga memungkinkan pesawat bisa dijalankan dengan modus auto pilot. Setiap ada pergerakan, adalah gyroscope yang mendeteksi pergerakan ini sehingga dapat dieksekusi langkah untuk mengatasi pergerakan ini.

Pabrikan smartphone, pengembang game kemudian juga mengadopsi teknologi ini. Misalnya saja Wii dengan Motion Plusnya, memungkinkan kita benar-benar ikut terlibat dalam game dengan menggerakkan anggota tubuh kita. Saat ini hampir semua smartphone mengadopsi teknologi yang mendeteksi gerakan (motion sensing) ini.

Udara Diubah menjadi BBM

Posted by Anisa Fitrah at 18.18 0 comments
Bahan bakar fosil, minyak bumi dan batu bara makin langka, sedangkan kebutuhan manusia akan energi makin tak terbatas. Oleh karena itu, bahan bakar alternatif terbarukan mutlak harus ditemukan. Terobosan dihasilkan sebuah perusahaan Inggris. Dengan memproduksi "bensin dari udara".

Air Fuel Synthesis, nama perusahaan itu, yang terletak di Stockton-on-Tees, Teesside, mengklaim telah menghasilkan lima liter bensin sejak Agustus 2012, menggunakan kilang kecil yang menghasilkan bensin sintesis dari karbon dioksida dan uap air.



Sebuah upaya yang mendapat pujian dari banyak ilmuwan, sebagai upaya untuk melawan perubahan iklim sekaligus solusi untuk eskalasi krisis energi global.

Sementara ini, Air Fuel Synthesis masih dalam tahap pengembangan produksi dan masih butuh pasokan energi dari pembangkit listrik yang ada. Namun, perusahaan itu meyakini, suatu saat nanti proses produksi BBM sintesis ini akan bisa menggunakan sumber daya terbarukan. Misalnya dari angin.

Target ke depan, dalam dua tahun, mereka berharap bisa membangun pabrik skala komersial untuk membuat satu ton bensin setiap hari, lalu melakukan ekspansi dengan memproduksi bahan bakar pesawat, agar perjalanan udara lebih ramah lingkungan.


Lalu, bagaimana cara mengubah udara jadi bensin?

Teknologi yang dimiliki Air Fuel Synthesis secara sederhana bisa dijelaskan seperti ini: mencampurkan udara dengan natrium hidroksida (NaOH), lalu mengelektrolisasi natrium karbonat (Na2CO3) yang dihasilkan untuk melepas karbon dioksida murni.

Lalu, hasilnya direaksikan dengan hidrogen yang dielektrolisis dari air, untuk membuat campuran hidrokarbon. Kondisi reaksi bervariasi, akan disesuaikan dengan jenis bahan bakar yang diinginkan.


Bahan bakar yang dihasilkan dari proses itu siap pakai dan bisa disimpan dalam tangki BBM dengan penambahan zat aditif yang biasa dicampurkan dalam bahan bakar biasa. Alternatif lain, BBM alternatif itu bisa dicampurkan dengan bensin, solar, atau avtur.

Peter Harrison, direktur eksekutif Air Fuel Synthesis mengumumkan terobosan tersebut dalam sebuah konferensi di Institution of Mechanical Engineers di London, pekan ini.

"Kami mengonversi energi terbarukan menjadi lebih bervariasi, bisa digunakan, dan disimpan, seperti bahan bakar cair lain," kata dia kepada Independent.

Perusahaan meyakini, pada akhir 2014, asalkan mendapat dana yang cukup, bisa memproduksi BBM alternatif itu dalam skala komersial.

Dengan mengekstrasi karbon dioksida dari udara, itu berarti proses produksi BBM alternatif secara efektif bisa menghilangkan gas rumah kaca yang dihasilkan industri.


Daur ulang karbon dioksida untuk digunakan dalam mesin juga berpotensi mengubah lanskap lingkungan dan ekonomi dunia. "Anda memiliki potensi untuk mengubah ekonomi negara, jika bisa membuat bahan bakar sendiri."

Harrison menambahkan, pihaknya berencana untuk memproduksi bensin secara komersial menggunakan energi terbarukan pada akhir 2014. Dalam 15 tahun ke depan perusahaan ini akan beroperasi dengan skala kilang.

Kerja AFS didukung Institution of Mechanical Engineers. Tim Fox, kepala bidang energi dan lingkungan institusi tersebut mengapresiasi terobosan itu. "Mungkin kedengarannya mustahil, tapi ini nyata," ujarnya.

Fox yang telah mengunjungi proyek percontohan AFS mengatakan, proses mengubah udara menjadi BBM menggunakan komponen yang sudah dikenal dan telah tersedia saat ini. "Yang menarik, mereka bisa menyatukannya dan menunjukkan, itu bisa bekerja sesuai keinginan," tuturnya.

Masalah utamanya, hingga saat ini proses tersebut masih sangat mahal. Baru mengekstraksi satu ton karbon dioksida saja membutuhkan biaya 400 poundsterling atau Rp52 juta.

6 Robot Terpintar yang Pernah Diciptakan di Dunia

Posted by Anisa Fitrah at 18.17 0 comments
Perkembangan teknologi robot kian menakjubkan. Tak heran jika beberapa robot masa kini bisa bertindak seperti manusia.

Robot canggih masa kini banyak dikembangkan di negara pusat teknologi seperti Amerika Serikat dan Jepang. Beberapa dirancang untuk membantu tugas keseharian, bahkan ada pula yang dibuat khusus untuk menjadi teman hidup manusia.

Berikut daftar beberapa robot yang dikategorikan sebagai yang terpintar:

1. Topio



Topio adalah robot humanoid yang didesain mampu menjadi atlet ping pong nan handal. Ya, robot asal Jepang ini dapat menjadi lawan yang cukup berat di meja pingpong.

Kepanjangan Topio sendiri adalah Tosy Ping Pong Playing Robot. Topio memang memiliki kecerdasan buatan yang cukup maju sehingga bisa meningkatkan skillnya dengan terus-terusan main ping pong.


2. Asimo


Asimo adalah kependekan dari Advanced Step in Innovative Mobility. Robot ini diperkenalkan pertama kali oleh Honda di tahun 2000. Ia didesain dapat beradaptasi di dunia nyata dan mampu berjalan dengan kedua kakinya.

Asimo bisa mengenali obyek bergerak, suara dan wajah manusia. Matanya berupa dua buah kamera untuk mendeteksi lingkungan serta menentukan jarak atau arah ke suatu tempat.

Asimo bisa mengikuti seseorang dan mengintrepretasi perintah suara serta gerakan tangan. Jadi dia bisa merespon jika ada yang ingin menjabat tangannya.


3. Murata


Murata Girl, demikian nama robot asal Jepang ini. Bentuk fisik robot ciptaan perusahaan Murata Manufacturing itu seperti anak kecil. Ia mempunyai semacam sensor untuk menjaga keseimbangan tubuhnya sehingga mampu mengendalikan sepeda roda satu ke arah depan dan belakang.

Murata Girl adalah 'saudara' Murata Boy, robot ciptaan Murata Manufacturing di tahun 2005. Namun Murata Boy sepertinya kalah canggih ketimbang Murata Girl karena 'hanya' mampu mengendalikan sepeda roda dua.

Sebuah mata elektronik yang terbuat dari sensor ultrasonik bakal memberitahu si robot agar tidak menabrak sesuatu saat sedang asyik bersepeda. Sementar otak robotiknya membantu untuk mengubah arah sepeda.


4. Violin Robot


Sesuai namanya, Violin Robot adalah robot canggih yang bisa memainkan biola. Pembuatnya adalah Toyota, produsen mobil raksasa asal Jepang. Jari-jari si Violin Robot dapat dengan lincah memainkan biola dan melantunkan nada dengan harmonis.

Robot setinggi 152 centimeter itu bisa berjalan tegak. Bahkan sebelum mulai memainkan biola, dia dapat memberikan salam berupa lambaian tangan kepada para penonton yang hadir untuk melihat kebolehannya.


5. HRP-4C


Tidak saja bisa berbicara menyapa para hadirin, robot cantik bernama HRP-4C tersebut juga diprogram sedemikian rupa sehingga gerak gerik tubuhnya mirip dengan model manusia sungguhan. Ya, ia dirancang untuk peragaan busana.

Dengan tinggi sekitar 158 cm, fisik HRP-4C mirip dengan perawakan wanita Jepang pada umumnya. Menurut para pembuatnya, bentuk si robot terinspirasi dari karakter di komik manga. Ia dikembangkan oleh National Institute of Advanced Industrial Science and Technology


6. Yurina


Robot Yurina ini dirancang untuk membantu para manula. Pembuatnya, Logic Machine menyatakan si robot sudah digunakan di rumah sakit Osaka di mana ia bisa mengangkut pasien ke tempat lain. Juga bisa membantu mandi dan mengganti popok

Si robot dapat diperintah dengan suara ataupun layar sentuh. Pengoperasiannya pun mudah, bahkan oleh orang yang sudah lanjut usia sekalipun.

Gelas Pertama di Dunia yang Gagangnya Bisa Diputar :)

Posted by Anisa Fitrah at 18.12 0 comments
Selama hidup Anda, berapa sering anda menumpahkan minuman dalam gelas karena salah posisi dalam memegangnya? Apalagi bagi orang yang punya masalah kesehatan (seperti Parkinson) sehingga memegang sesuatu suka tidak seimbang (gemetar).

HandSteady adalah gelas pertama pertama di dunia yang gagangnya dapat berputar sehingga gelas tetap dalam posisi datar.



Dengan gagang yang berputar inilah, siapapun yang memegang gelas HandStedy ini dapat lebih leluasa memegangnya tanpa harus mengkuatirkan bahwa air di dalamnya akan tumpah.

Selain sangat berguna bagi penderita Parkinson atau lainnya, HandSteady juga membuat kita lebih nyaman bila meminum menggunakan gelas ini, lihat videonya biar lebih jelas.


Gagangnya sendiri cukup nyaman untuk dipegang karena didisain untuk bisa muat 4 jari orang dewasa agar bisa memegangnya dengan baik.

Chris Peacock sebagai pencipta gelas HandSteady ini terinspirasi karena salah satu anggota keluarganya mengidap penyakit Parkinson. HandSteady rencananya akan dijual dengan harga US$64.

Rabu, 14 November 2012

10 Teknologi yang Dapat Mencegah Kehancuran Bumi

Posted by Anisa Fitrah at 16.07 0 comments
Ada anggapan dari kaum skeptis bahwa teknologi hanya merusak lingkungan. Anggapan ini menantang para ilmuwan untuk mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.

PBB memperkirakan, hingga tahun 2030 kebutuhan energi akan melonjak sebesar 60 persen. Sebanyak 2,9 miliar manusia akan kekurangan pasokan air. Berikut 10 jenis teknologi yang tergolong dapat mencegah bumi dari kehancuran.

1. Menghilangkan garam dari air laut


PBB mencatat, suplai air bersih akan sangat terbatas bagi miliaran manusia pada pertengahan abad ini. Ada teknologi bernama desalinasi, yakni menghilangkan kadar garam dan mineral dari air laut sehingga layak diminum. Ini merupakan solusi yang bisa dilakukan untuk mencegah krisis air.

Masalahnya, teknologi ini masih terlalu mahal dan membutuhkan energi cukup besar. Kini para ilmuwan tengah mencari jalan agar desalinasi dapat berlangsung dengan energi lebih sedikit. Salah satu caranya adalah dengan melakukan evaporasi pada air sebelum masuk ke membran dengan pori-pori mikroskopis


2. Memproduksi minyak secara alami


Ada proses bernama thermo-depolymerization, suatu proses yang sama dengan bagaimana alam memproduksi minyak. Misalnya limbah berbasis karbon jika dipanaskan dan diberi tekanan tepat, mampu menghasilkan bahan minyak.

Secara alamiah proses ini menbutuhkan waktu jutaan tahun. Dari eksperiman yang sudah-sudah, kotoran ayam kalkun mampu memproduksi sekitar 600 pon petroleum.


3. Tenaga Hidrogen


Bahan bakar hidrogen dianggap sebagai bahan bakar alternatif bebas polusi. Energi dihasilkan dari perpaduan antara hidrogen dan oksigen. Problemnya adalah bagaimana hidrogen itu dihasilkan.

Molekul seperti air dan alkohol harus diproses dulu untuk mengekstraksi hidrogen sehingga menjadi sel bahan bakar. Proses ini juga membutuhkan energi besar. Namun setidaknya ilmuwan sudah mencoba membuat laptop serta peranti lain dengan tenaga fuel cell.


4. Tenaga surya


Energi surya yang sampai di bumi terbentuk dari photon, dapat dikonversikan menjadi listrik atau panas. Beberapa perusahaan dan perumahan sudah berhasil menggunakan aplikasi ini. Mereka memakai sel surya dan termal surya lain sebagai media pengumpul energi.


5. Konversi Panas Laut


Media pengumpul tenaga surya terbesar di bumi ini adalah air laut. Departemen Energi Amerika Serikat (AS) menyebut, laut mampu menyerap panas surya setara dengan energi yang dihasilkan 250 miliar barel minyal per hari.

Ada teknologi bernama OTEC yang mampu mengkonversikan energi termal laut menjadi listrik. Perbedaan suhu antar permukaan laut mampu menjalankan turbin dan menggerakan generator. Masalahnya, teknologi ini masih kurang efisien.


6. Energi gelombang laut


Laut melingkupi 70 persen permukaan bumi. Gelombangnya menyimpan energi besar yang dapat menggerakkan turbin-turbin sehingga mengasilkan listrik. Problemnya agak sulit memperkirakan kapan gelombang laut cukup besar sehingga memproduksi energi yang cukup.

Solusinya adalah dengan menyimpan sebagian energi ketika gelombang cukup besar. Sungai Timur kota New York saat ini sedang menjadi proyek percobaan dengan enam turbin bertenaga gelombanng air. Sedangkan Portugis justru sudah lebih dulu mempraktekkan teknologi ini dan sukses menerangi lebih dari 1500 rumah.


7. Menanami atap rumah


Konsep ini diilhami dari Taman Gantung Babilonia yang masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia. Istana Babilonia terdiri atas atap yang ditanami aneka flora, juga balkon dan terasnya.

Taman atap ini mampu menyerap panas dan mengurangi karbon dioksida. Bayangkan jika burung-burung dan kupu-kupu beterbangan di sekitar rumah hijau kita.


8. Bioremediasi


Ada proses bernama bioremediasi, yakni memanfaatkan mikroba dan tanaman untuk membersihkan kontaminasi. Salah satunya adalah membersihkan kandungan nitrat dalam air dengan bantuan mikroba.

Atau memakai tanaman untuk menetralisir arsenik dari tanah. Beberapa tumbuhan asli ternyata punya faedah untuk membersihkan bumi kita dari aneka polusi.


9. Kubur barang-barang perusak


Karbon dioksida adalah faktor utama penyebab pemanasan global. Energy Information Administration (EIA) mencatat, tahun 2030 emisi karbon dioksida mencapai 8000 juta metrik ton.

Metode paling sederhana untuk menekan kandungan zat berbahaya itu adalah dengan menguburkan berbagai penghasil CO2 seperti aneka limbah elektronik berbahaya.

Namun ilmuwan masih belum yakin bahwa gas berbahaya akan tersimpan aman. Tetap saja kelak akan muncul imbas negatifnya bagi lingkungan.


10. Buku elektronik


Bayangkan, berapa ton kertas dan berapa banyak pohon harus ditebang bagi seantero dunia jika kita semua harus membeli koran, majalah, novel, buku pelajaran, buku tulis, kertas faks, sampai tisu toilet.

Buku elektronik atau surat elektronik yang lebih dikenal dengan e-book dan email memberi kontribusi sangat berarti pada kelangsungan hidup. Dengan teknologi itu, produksi kertas dapat ditekan, sehingga kita tak perlu menebang terlalu banyak pohon.
 

✿Sakura No Shiori Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea